Posts

Showing posts with the label Teknology

Contoh Jenis dan Macam Tumbuhan Gurun pasir

Image
Tumbuhan Yang hidup di Padang Pasir / Gurun Pasir Tumbuhan gurun Jumlah dan jenis tanaman bervariasi sesuai dengan tempat gurun berada. Rumput pendek dapat ditemukan di hampir semua gurun. Tanaman gurun termasuk semak-semak, semak-semak creosote dan kaktus. Para Saguaro (katakanlah Suh-hwah-roe) kaktus hanya ditemukan di gurun Sonora Amerika Utara dan spinifex ditemukan di gurun Australia. Penyesuaian / Adaptasi Tumbuhan Tanaman gurun harus mengembangkan cara-cara yang berbeda dalam pengambilan air untuk bertahan hidup di habitatnya. Perubahan ini disebut adaptasi. Sebuah adaptasi umum pengembangan cara untuk menyimpan air dalam akar, batang, daun atau buah. Tanaman yang menyimpan air dengan cara ini disebut sukulen, salah satunya adalah kaktus. Beberapa tanaman telah mengembangkan akar yang sangat panjang yang pergi jauh ke dalam tanah untuk mencapai air bawah tanah. Lainnya telah mengembangkan penyebaran sistem akar berbaring tepat di bawah permukaan dan peregangan secara luas. Hal i...

Tata Nama Binominal Nomenclature (tata nama ganda) Makhluk Hidup

 Binomial Nomenclature Banyak makhluk hidup mempunyai nama lokal. Nama ini bisa berbeda antara satu daerah dan daerah lainnya. Untuk memudahkan komunikasi, makhluk hidup harus diberikan nama yang unik dan dikenal di seluruh dunia. Berdasarkan kesepakatan internasional, digunakanlah metode binomial nomenclature. Metode binominal nomenclature (tata nama ganda), merupakan metode yang sangat penting dalam  pemberian nama dan klasifikasi makhluk hidup. Disebut tata nama ganda karena pemberian nama jenis makhluk hidup selalu menggunakan dua kata (nama genus dan  species ). Adapun aturan pemberian nama adalah sebagai berikut : Nama species terdiri atas dua kata, kata pertama merupakan nama genus, sedangkan kata kedua merupakan penunjuk jenis (epitheton specificum)  Huruf pertama nama genus ditulis huruf capital, sedangkan huruf pertama penunjuk  jenis digunakan huruf kecil Nama species menggunakan bahasa latin atau yang dilatinkan  Nama species harus ditulis berb...

Menghasilakn Biodiesel dari Tanaman Jarak Pagar

Image
Jarak pagar (Jatropha curcas L, Euphorbiaceae) merupakan tumbuhan semak berkayu yang banyak ditemukan di daerah tropik. Tumbuhan ini dikenal sangat tahan kekeringan dan mudah diperbanyak dengan stek. Walaupun telah lama dikenal sebagai bahan pengobatan dan racun, saat ini makin mendapat perhatian sebagai sumber bahan bakar hayati untuk mesin diesel karena kandungan minyak bijinya. Peran yang agak serupa sudah lama dimainkan oleh kerabatnya, jarak pohon (Ricinus communis), yang bijinya menghasilkan minyak campuran untuk pelumas. Jarak pagar dipandang menarik sebagai sumber biodiesel karena kandungan minyaknya yang tinggi, tidak berkompetisi untuk pemanfaatan lain (misalnya jika dibandingkan dengan kelapa sawit atau tebu), dan memiliki karakteristik agronomi yang sangat menarik. Kandungan minyak bijinya dapat mencapai 63%, melebihi kandungan minyak biji kedelai (18%), linseed (33%), rapa (45%), bunga matahari (40%) atau inti sawit (45%).  Kandungan Asam Lemak Pada Minyak Jarak Pagar...

Cara Paling Mudah Membuat Bioetanol Dari Tebu atau Molases

Image
Bioetanol merupakan etanol yang dihasilkan dari bahan baku tumbuhan melalui proses fermentasi. Pembuatan etanol hasil fermentasi telah dilakukan sejak zaman dahulu yang dapat ditemukan pada minuman beralkohol seperti sake, arak, anggur, wine, dan minuman memabukan lainnya. Selain sebagai minuman memabukan, bioetanol juga digunakan sebagai campuran pada bahan bakar kendaraan. Saat ini, penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar menjadi sangat penting. Semakin sedikitnya sumber energi fosil yang ada dibumi dan semakin tingginya pencemaran lingkungan menjadi faktor utama dibutuhkannya energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan bioetanol menjadi bahan bakar kendaraan dapat menjadi sebuah alternatif yang aman, karena sumbernya berasal dari tumbuhan dan dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Meskipun memiliki berbagai keuntungan, produksi bioetanol juga dapat menimbulkan masalah. Bahan baku pembuatan bioetanol seperti tebu, jagung, dan singkong merupakan tanaman pangan yang ba...

Proses Pembuatan Biobriket Dari Tanaman Eceng Gondok

Eceng gondok memiliki karakter yang sangat unik untuk dikaji, hal ini merupakan suatu anugerah Tuhan dengan kata lain “Tidaklah aku ciptakan sesuatu yang tanpa berguna, kecuali hanya sedikit pengetahuan yang dimiliki oleh manusia”. Walaupun eceng gondok dianggap sebagai gulma di perairan, tetapi sebenarnya ia berperan dalam menangkap polutan logam berat.  Rangkaian penelitian seputar kemampuan eceng gondok oleh peneliti Indonesia antara lain oleh Widyanto dan Susilo (1977) yang melaporkan dalam waktu 24 jam eceng gondok mampu menyerap logam kadmium (Cd), merkuri (Hg), dan nikel (Ni), masing- masing sebesar 1,35 mg/g, 1,77 mg/g, dan 1,16 mg/g bila logam itu tak bercampur. Eceng gondok juga menyerap Cd 1,23 mg/g, Hg 1,88 mg/g dan Ni 0,35 mg/g berat kering apabila logam-logam itu berada dalam keadaan tercampur dengan logam lain. Lubis dan Sofyan (1986) menyimpulkan logam chrom (Cr) dapat diserap oleh eceng gondok secara maksimal pada pH 7.  Dalam penelitiannya, logam Cr semula b...